BANGKALAN – KABAR FAKTA http://INDONESIA.COM |*Siapa sangka coretan anak Sekolah Dasar bisa berujung pada pameran tunggal. Itulah yang dialami Amel Febriani, siswi kelas 5 SDN Bancaran 1 Bangkalan, yang kini tengah mempersiapkan pameran lukis tunggalnya. Perjalanan seni Amel tidak dimulai dari ambisi besar, melainkan dari tawaran sederhana gurunya saat ia masih duduk di kelas 3 SD untuk mengikuti lomba lukis di Pendopo Agung Bangkalan.
Tawaran itu sempat membuat Amel ragu dan takut, karena itu adalah pengalaman pertamanya. Namun sang guru melihat sesuatu yang berbeda, karya Amel dinilai memiliki karakter dan terlihat hidup. Hal itu diceritakan sang ibu saat ditemui di Sanggar Madurese, Selasa malam (23/9/2026), saat mendampingi Amel mempersiapkan karya.
“Saya gak yakin dengan tawaran gurunya waktu itu untuk mengikuti lomba karena saya gak tahu mulanya kemampuan Amel,” ungkap sang ibu. Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada Amel dan pihak sekolah.

Sejak lomba tersebut, Amel semakin serius. Di rumah ia terus melukis dengan berbagai media, mulai dari pensil, krayon, hingga cat air. Melihat minatnya yang besar, orang tuanya kemudian membawanya belajar lebih serius di Sanggar Lukis Madurese di bawah bimbingan Fajar Iriadi atau akrab disapa Mas Ir.

“Mulanya saya kaget, Pak Ir langsung menyuruhnya melukis ke kanvas, dan itu Amel bisa. Sejak itulah saya mulai yakin bahwa Amel memiliki bakat melukis,” tutur ibunya.
Ide pameran tunggal justru muncul dari Amel sendiri setelah melihat pameran tunggal Mas Ir pada Juni 2026 lalu. “Bu, apakah saya bisa menggelar pameran seperti Pak Ir? Kan saya punya banyak lukisan di rumah,” kata Amel kepada ibunya.
Pertanyaan polos itu akhirnya ditindaklanjuti keluarga dan sang pelatih. Kini pameran bukan tujuan akhir, Amel bahkan sudah bermimpi untuk belajar melukis secara digital. “Kalau dunia melukis ini adalah rezeki Amel, kami tetap berusaha sekeras mungkin menjadikan Amel sebagai anak yang sukses kelak nanti,” pungkas sang ibu dengan penuh haru.
*Reporter: Robin – Bangkalan*
