SURABAYA KABAR FAKTA INDONESIA.COM-* Polda Jawa Timur bersama instansi terkait melakukan pemantauan stok dan harga beras di tiga pasar tradisional, Senin (5/10).
Sidak dilakukan di Pasar Pucang Anom Surabaya, Pasar Genteng Surabaya, dan Pasar Larangan Sidoarjo. Fokus pemantauan meliputi ketersediaan stok, kelancaran distribusi, hingga harga jual di tingkat pedagang.
Dari hasil pemantauan, Polda Jatim memastikan pasokan beras di ketiga pasar tersebut secara umum masih mencukupi dan dalam kondisi aman. Tidak ditemukan kelangkaan maupun kekosongan stok yang dapat memicu keresahan masyarakat.
Namun, di lapangan petugas menemukan sejumlah pedagang menjual beras premium di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp14.900 per kilogram.

“Ketersediaan beras masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Untuk harga, memang ada beberapa beras premium yang terpantau di atas HET. Ini akan terus kami koordinasikan dengan distributor dan instansi terkait,” ujar sumber di lapangan.
Polda Jatim menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala dan memperkuat koordinasi dengan Bulog, Dinas Perdagangan, serta seluruh pihak dalam rantai distribusi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pasokan sekaligus menjaga stabilitas harga beras agar tetap terjangkau bagi masyarakat di Jawa Timur.
Jurnalis isw 89
