SAMPANG – KABAR FAKTA http://INDONESIA.COM |*Pelayanan air bersih di Desa Banjarbillah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, menuai keluhan warga. Warga Dusun Sorak dan sekitarnya mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang layak.
Warga menyebut, aliran air tidak lancar dan debitnya kecil. Masyarakat bahkan harus menunggu waktu-waktu tertentu untuk bisa mendapatkan air guna kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut memicu sorotan tajam dari warga. Pasalnya, salah satu oknum pengelola air bersih di wilayah tersebut dikabarkan bakal maju sebagai calon Kepala Desa (Balon Kades) Banjarbillah.
“Kalau kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih saja belum bisa dikelola dengan baik, kami mempertanyakan kelayakannya untuk menjadi calon kepala desa,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (14/09/2026).

Informasi lain yang beredar di masyarakat, warga yang ingin berlangganan air harus membayar biaya pemasangan yang cukup fantastis, yakni mencapai *Rp 4 juta hingga Rp 5 juta*. Besaran biaya tersebut dinilai memberatkan warga.
Warga berharap Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Tambelangan turun tangan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan air bersih di Desa BANJARBILLAH. Pengelolaan diharapkan dilakukan secara transparan dan profesional serta mengutamakan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi.
Hingga berita ini diturunkan, oknum Balon Kades yang disebut-sebut warga belum dapat dikonfirmasi. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan hak jawab.
*Reporter: Tim Sampang*
