JAKARTA, KABAR FAKTA http://INDONESIA COM* — Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar.
Di era serba viral, jangan sampai cepat percaya hanya karena sebuah informasi lewat di timeline. Kecepatan jari untuk membagikan seringkali mengalahkan ketelitian dalam memahami kebenaran informasi.
Kapolri menekankan pentingnya literasi digital bagi seluruh masyarakat. Sebelum ikut berkomentar atau membagikan sebuah konten, luangkan waktu untuk memahami informasi secara utuh, cek sumbernya, dan pastikan faktanya valid.

Satu klik untuk membagikan informasi hoaks dapat berdampak hukum dan merugikan banyak pihak. Saring sebelum sharing menjadi kunci utama dalam bermedia sosial yang sehat dan bertanggung jawab.
Polri mengajak masyarakat untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh judul-judul sensasional yang belum tentu kebenarannya.
Mari bersama wujudkan ruang digital yang aman, damai, dan positif untuk Indonesia.
*(Redaksi
Sumber grup wa humas polri
