NGANJUK KABAR FAKTA INDONESIA COM Bupati Nganjuk, Dr. Drs. Marhaen Djumadi, menjenguk puluhan siswa yang tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit usai diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela agenda kepemerintahan sebagai bentuk tanggap darurat dan perhatian Pemkab Nganjuk terhadap kondisi para korban.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, diperkirakan ada sekitar 127 siswa yang terdampak dalam peristiwa ini. Mereka yang mengeluhkan gejala gangguan kesehatan langsung dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Dalam keterangannya di lokasi perawatan, Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen menyampaikan keprihatinannya dan berharap para siswa dapat segera pulih.
”Saya berharap anak-anak yang menjadi korban segera sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Marhaen.

Selain memantau kondisi kesehatan para siswa, Pemkab Nganjuk juga memberikan kepastian terkait pembiayaan seluruh proses pengobatan. Marhaen menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola dan pelaksana program MBG terkait penanganan skema pembiayaan tersebut.
”Terkait biaya, kami akan berkoordinasi dengan pihak MBG. Kalaupun nantinya dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk, kami siap menanggungnya,” tegasnya.
Saat ini, Pemkab Nganjuk memprioritaskan pemulihan kesehatan para korban sembari menunggu hasil uji laboratorium serta investigasi mendalam mengenai penyebab pasti keracunan.
Pemerintah daerah juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh rantai penyediaan hingga distribusi makanan MBG guna memastikan standar keamanan pangan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Jurnalis isw89
Sumber humas pemkab
