SURABAYA – KABAR FAKTA http://INDONESIA.COM |*Pengerjaan proyek gorong-gorong di *Jalan Kedung Tarukan Gang 4, Surabaya*, menuai sorotan dan keluhan warga. Proyek yang dikerjakan *CV. Citra Karya* tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan dan mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Pantauan awak media di lokasi, *Selasa (15/09/2026)*, para pekerja yang mayoritas didatangkan dari desa bekerja tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Tidak ada helm proyek, sepatu boot, hingga rompi keselamatan.

Saat dikonfirmasi terkait kualitas pekerjaan yang dinilai asal-asalan, salah satu pekerja memilih bungkam.
“Tunggu mandornya saja,” ucapnya singkat sambil menghindari pertanyaan wartawan.
*DIDUGA FATAL, U-DITCH 40×60 DIPASANG TANPA DASAR PASIR*
Kejanggalan fatal ditemukan dalam teknis pemasangan. Saluran *U-Ditch ukuran 40×60* yang dikerjakan CV. Citra Karya diduga dipasang asal-asalan tanpa menggunakan dasar pasir atau sirtu sebagai landasan. Padahal, penggunaan pasir urug merupakan standar wajib agar konstruksi tidak mudah retak dan amblas.

Akibat pengerjaan yang terkesan asal jadi, warga sekitar mengeluhkan kualitas bangunan yang diragukan kekuatannya dan dikhawatirkan tidak bertahan lama.
“Banyak yang dikeluhkan warga karena pembangunannya asal-asalan. Tapi protes warga tidak dihiraukan, pekerja tetap jalan terus,” ungkap warga setempat.
Warga mendesak *Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya* serta *Konsultan Pengawas* untuk segera turun ke lapangan melakukan sidak. Jangan sampai proyek yang menggunakan uang rakyat tersebut mangkrak dan membahayakan warga akibat kualitas yang buruk.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Citra Karya selaku pelaksana dan mandor proyek belum dapat dikonfirmasi.
( *Reporter: isw 89 Tim Surabaya*GC )
