SAMPANG,KABAR FAKTA INDONESIA COM— Warga Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang muak. Sudah berbulan-bulan Penjabat Kepala Desa Khoirul Anam dinilai “hilang” dari Balai Desa. Akibatnya, pelayanan publik lumpuh.
Muhammad Abdul Aziz, warga Majangan, dengan tegas meminta Bupati dan Wakil Bupati Sampang turun langsung.

“Jangan hanya duduk di kantor. Turun lihat sendiri bagaimana bawahannya bekerja. Jangan sampai pimpinan daerah melindungi PJ yang mangkir dari tugas,” tegas Abdul Aziz, Selasa (15/9/2026).
*Balai Desa Kosong, Urusan Warga Terkatung-katung*
Sebagai pejabat sementara, Khoirul Anam justru dinilai abai. Warga mengaku kesulitan mengurus surat dan administrasi karena PJ Kades tidak pernah ada di tempat.
“Ini namanya mengingkari amanah. Warga butuh pelayanan, tapi pemimpinnya tidak ada batang hidungnya,” ujarnya.
*Desak Inspektorat, BPK, Tipikor Audit Tuntas*
Kekecewaan warga tidak berhenti di situ. Mereka mencium kejanggalan dalam pengelolaan keuangan desa.

“Kami minta Inspektorat, BPK, dan Tipikor segera audit. Buka semua pembukuan Desa Majangan. Ke mana uang negara selama ini? Kalau ada yang main-main dengan dana desa, tindak tegas,” desak Abdul Aziz.
Warga menilai pembiaran terhadap PJ Kades yang tidak becus sama saja menyakiti rakyat. Mereka menuntut pencopotan segera dan pengisian PJ yang benar-benar mau kerja untuk rakyat.
“Desa butuh pemimpin yang hadir, bukan pemimpin yang hanya ada namanya,” pungkasnya.
Hingga berita tayang, Khoirul Anam dan Pemkab Sampang belum memberikan jawaban.
*(Team)*
